Sharing Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Selasa, 23 Juli 2013

PERMASALAHAN EKONOMI



 Tujuan Pembelajaran :
Setelah mempelajari bab ini diharapkan siswa mampu:
1. Mampu mengidentifikasi berbagai macam kebutuhan.
2. Mampu mendeskripsikan masalah kelangkaan dan kebutuhan yang tidak terbatas.
3. Mampu mendeskripsikan berbagai permasalahan pokok ekonomi yang dihadapi oleh
negara.
4. Mampu mengidentifikasi hilangnya kesempatan kerja pada tenaga kerja bila melakukan
produksi di bidang lain.
5. Mampu mengidentifikasikan sistem ekonomi untuk memecahkan masalah ekonomi.

A.   KEBUTUHAN MANUSIA
Manusia hidup selalu dihadapkan pada masalah kebutuhan dan keinginan atau pemuas
kebutuhan. Kebutuhan merupakan suatu hal yang harus dipenuhi agar orang dapat
bertahan hidup. Kebutuhan hidup manusia pada dasarnya tidak ada yang persis sama.
Kebutuhan anak-anak dan orang dewasa berbeda. Kebutuhan anak balita dengan
kebutuhan anak SMA berbeda, demikian juga kebutuhan antara anak sekolah dengan
seorang kepala keluarga mestinya akan berbeda pula.

1. MACAM-MACAM  KEBUTUHAN
Kebutuhan manusia dapat kita golongkan menjadi empat kelompok, yaitu kebutuhan
yang terkait dengan masalah intensitas, waktu, sifat, dan subjek.
a. Kebutuhan menurut intensitas (penting atau tidaknya),  Kebutuhan ini dipandang
dari urgensinya, atau mendesak tidaknya suatu kebutuhan. Kebutuhan ini
dikelompokkan menjadi tiga yaitu kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan
kebutuhan tersier.
1) Kebutuhan primer
Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang benar-benar sangat dibutuhkan
orang dan sifatnya wajib untuk dipenuhi. Kebutuhan primer contohnya makanan,
minuman, pakaian rumah, kesehatan, dan pendidikan.
2) Kebutuhan sekunder
Merupakan kebutuhan yang timbul setelah kebutuhan primernya tercukupi.
Kebutuhan sekunder untuk masing-masing orang berbeda. Seseorang yang memiliki
penghasilan yang tinggi untuk membeli mobil keluaran terakhir merupakan
kebutuhan sekunder sedangkan bagi seorang pegawai rendahan yang
berpenghasilan pas-pasan sebuah mobil atau motor merupakan barang mewah
yang mustahil dapat dibeli.
3) Kebutuhan tersier
Merupakan kebutuhan ketiga setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi.
Kebutuhan ini agak cenderung ke barang-barang mewah yang bertujuan untuk
menunjukkan prestise atau status sosial di mata masyarakat. Contoh benda-benda
yang dapat dikategorikan ke dalam kebutuhan tersier  adalah rumah mewah, kapal
pesiar, lukisan pelukis yang diciptakan pelukis ternama, maupun berlian.

b. Kebutuhan yang berhubungan dengan masalah waktu dapat kita bagi menjadi
sebagai berikut.
1) Kebutuhan sekarang
Kebutuhan sekarang adalah ke-
butuhan yang harus dipenuhi sekarang
juga dan tidak dapat ditunda-tunda lagi.
Contohnya adalah tersedianya makanan
pada saat orang lapar, minuman bagi
orang kehausan dan obat bagi yang sakit.
2) Kebutuhan masa mendatang
Maksudnya ialah kebutuhan sifatnya
tidak terlalu mendesak dan oleh karena
itu keberadaannya masih dapat ditunda.
Kebutuhan masa mendatang lebih bersifat persiapan atau persediaan untuk
mengantisipasi kebutuhan di kemudian hari. Contohnya adalah menabung dan
naik haji.
3) Kebutuhan yang tidak tertentu waktunya
Kebutuhan yang disebabkan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba atau tidak
disengaja yang sifatnya insidentil atau kadang-kadang. Misalnya, kebutuhan
memberi bantuan kepada saudara yang punya hajat dan kebutuhan menolong
saudara kita yang terkena bencana Tsunami di Aceh.
4) Kebutuhan sepanjang waktu
Kebutuhan sepanjang waktu ialah kebutuhan yang memerlukan waktu yang lama
dan boleh dikatakan sepanjang waktu, misalnya kebutuhan mencari ilmu atau belajar.
c. Kebutuhan menurut sifatnya dapat kita bagi menjadi kebutuhan jasmani dan
kebutuhan rohani.
1) Kebutuhan jasmani berkait erat dengan masalah kesehatan ataupun
penampilan seseorang. Contohnya adalah berolahraga, makan-makanan
bergizi, istirahat yang cukup dan sebagainya.
2) Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang berkaitan dengan masalah kejiwaan
misalnya beribadah, berekreasi atau hiburan, bersosialisasi di masyarakat,
dan  melakukan atau menikmati aktivitas berkesenian.
d. Kebutuhan menurut subjeknya  dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu kebutuhan
individu dan kebutuhan kolektif.
1) Kebutuhan individu sifatnya perseorangan sehingga kebutuhan antara orang
yang satu dengan yang lainnya tidak ada yang sama. Misalnya seorang pelajar
akan butuh buku-buku pelajaran, pulpen, jangka, pensil dan sebagainya.
Sedangkan seorang tukang kayu membutuhkan gergaji, palu, paku, bor, serut
kayu, dan pensil untuk melakukan berbagai aktivitas pekerjaannya.
2) Kebutuhan kolektif atau kebutuhan bersama dalam suatu masyarakat
dimanfaatkan untuk kepentingan kolektif atau bersama. Contohnya adalah
rumah sakit, jalan, jembatan, dan tempat-tempat rekreasi.
2. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBUTUHAN
Sekarang coba kalian pikirkan! Mengapa kebutuhan bagi setiap orang berbeda-beda?
Banyak faktor yang memengaruhi kebutuhan.
a. Keadaan alam
Orang yang tinggal di daerah kutub yang luar biasa dingin membutuhkan pakaian
tebal untuk menahan hawa dingin yang serasa menggigit tulang. Sedangkan kita yang
tinggal di daerah tropis cukup memakai pakaian relatif  lebih tipis. Tampaknya keadaan
alam mendorong manusia membutuhkan barang-barang yang sesuai dengan kondisi
alam di tempat yang bersangkutan. Cobalah bandingkan, kebutuhan orang yang tinggal
di daerah pegunungan dengan kebutuhan orang yang tinggal di daerah pantai!
b. Peradaban
Makin tinggi peradaban, makin tinggi pula kualitas barang yang dibutuhkan.
Tentunya kalian pernah belajar sejarah! Coba kalian amati kebutuhan pada masa
primitif, dan bandingkan dengan kondisi masyarakat kita yang sudah mengenal
peradaban yang lebih tinggi. Kebutuhan masyarakat primitif  lebih menekankan
kebutuhan primer, kebutuhan itupun dipenuhi secara sederhana. Untuk makanan
misalnya, mereka hanya tinggal memungut dari hutan atau sekitar tempat tinggalnya.
3. ALAT PEMUAS KEBUTUHAN
Setelah kita amati ternyata kebutuhan manusia itu banyak dan beraneka ragam.
Bagaimana dengan kalian? Apa saja yang kalian perlukan? Cobalah dihitung! Alat-alat
pemuas kebutuhan seperti peralatan rumah tangga, sepatu, sepeda, pakaian, yang kalian
butuhkan itu dalam ilmu ekonomi disebut barang, sedangkan pelayanan listrik, telepon,
guru juga dapat memuaskan kebutuhan kalian yang sering disebut jasa.
a. Barang ekonomi diperoleh dengan pengorbanan
Dalam kehidupan sehari-hari barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan jumlahnya
terbatas, sehingga untuk memperolehnya kita harus mengeluarkan pengorbanan
(waktu, biaya atau tenaga). Barang yang demikian ini disebut barang ekonomi.
b. Barang bebas diperoleh tanpa pengorbanan
Selain itu ada barang yang jumlahnya melimpah seperti sinar matahari di daerah
tropis, udara bersih di daerah pegunungan. Barang-barang ini untuk
memperolehnya tanpa pengorbanan, sehingga disebut barang bebas. Barang-barang
bebas tidak dipersoalkan dalam ilmu ekonomi.
Share:

Definition List

Unordered List

Support